Obat Herbal Penyakit Batu Empedu

Obat Herbal Penyakit Batu Empedu


Obat Herbal Penyakit Batu Empedu -Selama ini, kita lebih sering mengenal batu dalam tubuh manusia itu terdapat pada rongga ginjal, yang dikenal dengan nama kencing batu atau batu ginjal. Tetapi, ternyata batu pun bisa terbentuk di tempat lain, tepatnya dalam kandung empedu. Itulah yang kerap disebut sebagai batu empedu.

Kandung empedu terletak di bawah organ hati, tepatnya di perut kanan bagian atas. Dan, keduanya saling berhubungan erat. Kandung empedu yang berbentuk seperti buah pir mempunyai saluran yang terhubung dengan hati. Saluran empedu ini dikenal dengan istilah duktus biliaris.

Batu empedu adalah deposito cairan pencernaan yang mengeras yang terbentuk dalam kantong empedu Anda. Batu empedu dapat memiliki berbagai jenis ukuran mulai dari yang kecil seperti sebutir pasir sampai yang besar seukuran bola golf. Beberapa pasien batu empedu hanya memiliki satu buah batu empedu, sementara pasien yang lain dapat mengembangkan banyak batu empedu pada saat yang sama.

Batu empedu adalah penyakit yang umum di Amerika Serikat. Orang yang mengalami gejala batu empedu biasanya memerlukan operasi pengangkatan kandung empedu. Batu empedu yang tidak menyebabkan tanda dan gejala biasanya tidak memerlukan pengobatan.

Batu empedu dapat menyebabkan tanda-tanda atau gejala. Jika batu empedu berada di dalam saluran dan menyebabkan penyumbatan, tanda dan gejala berikut ini mungkin muncul, seperti:
  • Nyeri tiba-tiba dan cepat di bagian kanan atas perut Anda.
  • Rasa sakit di perut bagian tengah, tepat di bawah tulang rusuk.
  • Nyeri punggung di antara tulang belikat.
  • Nyeri di bahu kanan.
Nyeri dari penyakit batu empedu dapat berlangsung hanya beberapa menit sampai beberapa jam. Carilah perawatan medis sesegera mungkin jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala penyakit batu empedu yang serius, seperti:
  • Nyeri perut begitu kuat sehingga Anda tidak bisa duduk diam atau mencari posisi yang nyaman
  • Kulit dan bagian putih mata menguning
  • Demam tinggi dengan menggigil
Batu empedu bisa terjadi ketika:
  • Empedu Anda mengandung terlalu banyak kolesterol. Normalnya empedu yang sehat akan mengandung cukup bahan kimia untuk melarutkan kolesterol yang lalu diekskresikan oleh hati Anda. Tapi jika terdapat kelebihan kolesterol sehingga tidak dapat dilarutkan semuanya, maka kolesterol berlebih tersebut dapat menjadi kristal dan akhirnya menjadi batu.

  • Empedu Anda mengandung terlalu banyak bilirubin. Bilirubin adalah zat kimia yang dihasilkan ketika tubuh Anda merusak sel darah merah. Kondisi penyakit tertentu ( sirosis, infeksi saluran empedu dan kelainan darah tertentu ) menyebabkan organ hati Anda membuat terlalu banyak bilirubin, dimana kelebihan bilirubin berkontribusi untuk pembentukan batu empedu.

  • Kantong empedu Anda tidak kosong dengan benar. Jika kantong empedu Anda tidak mengosongkan sepenuhnya atau cukup sering, empedu dapat menjadi sangat terkonsentrasi dan ini memberikan kontribusi bagi pembentukan batu empedu.

Jenis Penyakit Batu Empedu

Jenis batu empedu yang dapat terbentuk dalam kantong empedu antara lain:
  • Batu empedu kolesterol. Ini merupakan jenis yang paling umum dari batu empedu. Batu empedu ini berwarna kuning yang sebagian besar terbentuk dari kolesterol yang tidak larut.

  • Batu empedu pigmen. Batu-batu hitam atau coklat gelap terbentuk ketika empedu Anda mengandung terlalu banyak bilirubin.
Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko batu empedu antara lain:
  • Gender, dimana perempuan lebih berisiko mengembangkan penyakit batu empedu dibandingkan dengan kaum pria
  • Usia di atas 60 tahun
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Perempuan hamil
  • Sering mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak
  • Sering mengkonsumsi makanan tinggi kolesterol
  • Kurang mengkonsumsi makanan tinggi serat
  • Memiliki riwayat keluarga batu empedu
  • Memiliki diabetes
  • Mengkonsumsi beberapa obat penurun kolesterol tertentu
  • Mengkonsumsi obat yang mengandung estrogen, seperti obat terapi hormon

Komplikasi penyakit batu empedu dapat mencakup:

  • Radang kandung empedu. Sebuah batu empedu yang bersarang di leher kandung empedu dapat menyebabkan peradangan pada kandung empedu (kolesistitis). Kolesistitis dapat menyebabkan sakit parah dan demam.

  • Penyumbatan saluran empedu. Batu empedu bisa menyumbat tuba (saluran) tempat empedu mengalir dari kantong empedu atau hati ke usus kecil Anda. Akibatnya penyakit kuning dan infeksi saluran empedu dapat terjadi.

  • Penyumbatan saluran pankreas. Saluran pankreas adalah saluran yang bermula dari pankreas sampai ke saluran empedu. Sebuah batu empedu yang menyebabkan penyumbatan pada saluran pankreas, dapat menyebabkan peradangan pada pankreas (pankreatitis). Pankreatitis menyebabkan sakit perut yang luar biasa dan biasanya membutuhkan rawat inap.

  • Kanker kandung empedu. Orang dengan riwayat batu empedu memiliki peningkatan risiko mengidap kanker kandung empedu. Namun kanker kandung empedu merupakan kondisi yang sangat jarang terjadi.

Apa Akibat dan Efek samping Jika Kandung Empedu Di Angkat?

Berbeda dengan penyakit batu ginjal, jika peradangan akibat batu empedu sudah tidak dapat diobati lagi, maka jalan yang harus ditempuh oleh pasien adalah operasi pengangkatan kandung empedu ( bukan hanya batu empedunya saja). Namun apakah operasi merupakan solusi terbaik bagi Anda, atau malah menyebabkan efek samping yang merugikan kesehatan tubuh?

Pada kenyataannya, operasi pengangkatan kantung empedu bukanlah solusi terbaik bagi Anda, tindakan ini memang dapat menghilangkan masalah nyeri akibat kantung empedu yang meradang, namun tidak menyelesaikan akar permasalahannya, yaitu pada organ Hati atau Liver. Akibat dari operasi pengangkatan kantung empedu, membuat kinerja organ hati semakin terbebani saat harus mencerna makanan, terutama makanan yang berlemak.

Dalam keadaan normal Hati membuat cairan empedu, yang akan disimpan pada kantung empedu untuk kemudian disekresikan saat ada makanan yang masuk ke dalam tubuh. Masalah akan tumbul ketika kantung empedu tidak ada (sudah di angkat), sehingga hati tidak dapat mengontrol cairan empedu yang dihasilkannya. Ini artinya pengangkatan batu empedu bisa saja menimbulkan masalah pada fungsi Hati atau Liver.

Jadi mungkin Anda harus berfikir berkali-kali sebelum memutuskan bersedia untuk di angkat kandung empedunya. Meskipun mungkin ada beberapa dokter spesialis yang mengatakan bahwa kantung empedu tidak memiliki fungsi apapun, jadi tidak masalah jika di angkat. Namun pada kenyataannya banyak orang yang sudah menjalani pengangkatan batu empedu memiliki masalah gangguan kesehatan seperti: rasa kembung, mual, sering diare, sakit pada punggung, pusing, letih, dan kulit mudah lecet.

Obat Herbal Penyakit Batu Empedu

Pilihan pengobatan batu empedu, tidak hanya melalui obat-obatan medis atau operasi. Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami sebagai obat herbal untuk meredakan gejala batu empedu.

Beberapa tanaman yang berpotensi sebagai obat alami batu empedu antara lain:

1. Artichoke



Daun, batang, dan akar artichoke (Cynara scolymus) dipercaya dapat digunakan sebagai obat herbal untuk meredakan gejala batu empedu. Seperti yang ditemukan oleh sebuah penelitian di Inggris yang diterbitkan dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Review (CDSR) pada tahun 2009.

Studi tersebut menemukan bahwa suplemen ekstrak artichoke dapat membantu menurunkan kolesterol darah hingga 18,5 persen. Sementara itu, kadar kolesterol pada kelompok partisipan yang diberi pil plasebo (obat kosong) hanya mengalami penurunan sekitar 8,6%.

Kesimpulannya, tumbuhan alami ini bukanlah obat herbal yang ampuh untuk merusak batu empedu. Namun, itu hanya sebatas membantu menurunkan kolesterol yang bisa menyebabkan batu empedu.

Ketika kadar kolesterol berhasil diturunkan, itu berarti risiko pembekuan batu dapat lebih diperlambat atau dihentikan sama sekali. Pada akhirnya, efek ini diyakini dapat mengurangi gejala-gejala tersebut.

2. Cuka sari apel

Cuka sari apel


Cuka sari apel bisa menjadi obat alami lain untuk meredakan gejala batu empedu. Meskipun manfaatnya belum dibuktikan oleh penelitian ilmiah yang tepat, banyak orang percaya bahwa cuka sari apel dapat menyembuhkan sakit perut karena sifat anti-inflamasinya.

Untuk mencoba, larutkan 2 sendok makan cuka sari apel dalam air hangat. Anda bisa meminumnya 2-3 kali sehari sesuai kebutuhan, sampai rasanya mereda. Jangan langsung meminum cuka sari apel murni tanpa terlebih dahulu mengencerkannya dengan air, karena asamnya dapat merusak gigi.

3. Bunga dandelion


Menurut penelitian dalam jurnal National Center for Complementary and Integrative Health, bunga dandelion telah lama digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi masalah saluran empedu dan hati.

Beberapa orang percaya bahwa akar bunga dandelion dapat merangsang produksi empedu di kantong empedu. Biasanya membuat bunga dandelion kering untuk mendapatkan manfaat dari ini.

Kandungan polifenol dalam dandelion telah dilaporkan oleh beberapa penelitian untuk membantu mengurangi peradangan dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa bunga dandelion sebenarnya bermanfaat sebagai obat alami batu empedu.

4. minyak jarak

Sebagai obat herbal alternatif untuk mengobati penyakit batu empedu, minyak jarak sering digunakan dalam kompres. Anda bisa mencelupkan kain bersih ke dalam minyak jarak panas dan meletakkannya di sisi kanan atas perut yang sakit. Biarkan kain di perut Anda hingga satu jam.

Minyak jarak diketahui memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meredakan rasa sakit. Namun, belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan manfaat minyak jarak sebagai obat herbal batu empedu.

Penggunaan obat batu empedu alami ini hanya untuk pemakaian luar, bukan untuk diminum atau dimakan.

5. Teh daun lada

Teh daun peppermint telah lama digunakan untuk meredakan sakit perut, melancarkan pencernaan, dan meredakan mual. Hal ini karena daun peppermint mengandung umbi, senyawa yang dapat membuat mati rasa (mati rasa) dan mengurangi rasa sakit.

Anda bisa menggunakan tanaman alami ini sebagai obat herbal batu empedu dengan cara menyemprotkan beberapa lembar daun mint ke dalam air hangat. Minum teh ini secara teratur untuk mengurangi jumlah kekambuhan di daerah kandung empedu.

6. Kunyit


Kunyit merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi baik sebagai obat herbal untuk mengurangi gejala batu empedu. Kunyit mengandung kurkumin yang dikenal karena sifat anti-inflamasi dan penyembuhannya.

Anda bisa mengolah kunyit dengan cara menyeduhnya dan meminumnya sebagai teh herbal. Minum air rebusan kunyit setiap hari untuk melihat seberapa baik kondisi Anda telah membaik.

7. biji chia

Biji chia atau chia seed merupakan biji yang mengandung banyak nutrisi yang berguna bagi tubuh. Sebutkan kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, asam lemak omega-3, serta beberapa antioksidan penting.

Makan biji chia yang tinggi omega 3 dipercaya dapat mengurangi rasa sakit akibat peradangan kandung empedu. Anda bisa mendapatkan manfaat dari biji chia sebagai obat alami untuk batu empedu dengan menambahkannya ke dalam oatmeal atau masakan.

8. Milk thistle

Milk thistle (Silybum marianum) merupakan tanaman yang juga dipercaya sebagai obat herbal batu empedu. Menurut kutipan jurnal dari American Family Physician, milk thistle muncul untuk melindungi hati dan empedu dari efek racun yang dapat menyebabkan peradangan.

Zat aktif dalam milk thistle yang berperan dalam perlindungan ini adalah silymarin. Silymarin paling sering ditemukan dalam biji milk thistle.

Tidak ada komentar

Posting Komentar